Ayam Palekko

                                                NASU AYAM PELEKKO

Siapakan bahan dasar

·           * 1  ekor ayam kampung potong kecil-kecil

·           *1 sendok garam

·           * 1 sendok asam mangga

·           * 1/2 sendok garam

·           *1/4 sendok kaldu bubuk

·           * 1/2 sendok kunyit bubuk

·           *  bumbu halus :

·            * 5 siung bawang putih

·            * 10 siung bawang merah

·             * 20 buah cabe kecil (sesuai selera ya)

 

Cara Memasaknya

1.    . Cuci dan lumuri ayam dengan air asam, air cukup hingga ayam terendam. selanjutnya beri asam mangga dan biarkan selama 10-15 menit. jika tidak punya asam mangga tinggal tambahkan asam biasa 2x.

2.      Haluskan semua bumbu halus kemudian tumis hingga mengeluarkan aroma harum

3.      Masukkan ayam dan air rendamanya ke dalam bumbu tumis.

4.      Tunggu hingga mendidih lalu beri garam dan kaldu bubuk, koreksi rasa kemudian kecilkan api dan masak hingga bumbu telah merasap serta daging mulai empuk.

5.      Hidangkan dan nikmati

 

Selamat mencoba ya….

  
    

Sensasi Renyah dan Gurih dalam Kue Bagea

Kue Bagea

Renyah, gurih, dan manis begitulah kira-kira gambaran saat mencicipi kue yang satu ini. Dengan rasa dan aroma yang unik, kue ini mampu memikat siapa saja yang mencobanya. Inilah kue bagea, salah satu kue khas Sulawesi Utara.
Kue bagea memiliki bahan dasar tepung sagu yang dicampur dengan gula merah, kayu manis dan pala. Kemudian, adonan dicetak, dibungkus dalam daun enau atau daun lontar dan dipanggang hingga kering. Saat membuka daun enau, aroma wangi kue ini langsung tercium dan menggugah selera kita untuk mencicipinya.
Uniknya, kue ini menggunakan kacang kenari yang menjadikannya renyah dan gurih saat mulut kita memakannya. Sensasi kriuk saat berada di mulut kita menjadikan siapa saja yang menikmatinya akan jatuh hati.
Kue ini bisa dengan mudah kita temukan di pusat oleh-oleh di kawasan Manado. Harga kue yang terjangkau, menjadikan kue ini sangat pas untuk oleh-oleh bagi kerabat di rumah. Memiliki dua jenis rasa yakni manis dan asin, Kue bagea sangat pas disajikan dengan secangkir teh atau kopi hangat.

Pallu butung, salah satu makanan khas Makassar berbahan dasar Pisang

Makassar tidak hanya terkenal dengan Soto Makassar-nya saja. Masih ada beberapa kuliner khas kota ini yang nggak kalah populer seperti Es Palu Butung yang satu ini. Es Palu Butung merupakan minuman segar yang mirip dengan Es Pisang Ijo. Bedanya, pisang pada es pisang ijo dibalut adonan hijau sedangkan es palu butung tidak. Selain itu es pisang ijo biasanya menggunakan pisang kepok, sedangkan palu butung menggunakan pisang raja. Namun dalam prakteknya kedua jenis pisang ini memang bisa digunakan.

Kedua jenis minuman di atas biasanya mendadak populer banget pas bulan ramadhan. Tampilannya yang menarik dan rasanya yang mantap membuat es palu butung jadi salah satu takjil favorit. nah, buat bunda yang penasaran ingin membuat sendiri es Palu Butung di rumah, berikut adalah resep Es Palu Butung yang mantap yang bisa dicoba.

Bahan-bahan es palu butung:
  • 3 pisang kepok atau pisang raja (kukus, kemudian potong miring)
  • Sirup kental merah, atau sirup rasa rasa cocopandan
  • es serut secukupnya

Bahan saus siram es palu butung:
  • 200 ml air putih
  • 70 ml santan kental siap saji
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 2 sendok makan tepung beras
  • 2 lembar daun pandan potong- potong terlebih dulu
Cara Membuat Es palu Butung:
  1. Kukus pisang sampai matang, kemudian kupas dan potong-potong miring agar tampilannya terlihat menarik.
  2. Untuk saus, masukkan semua bahan saus siram ke dalam panci yang sudah dipanaskan, lalu aduk-aduk sampai rata. 
  3. Bila tepung sudah larut semua dan adonan saus sudah bergerindil, masukan daun pandan yang sudah dan aduk lagi sampai harum. Masak terus dengan menggunakan api kecil sampai saus kental.
  4. Tunggu sampai saus mengental dan meletup-letup, lalu angkat dan tiriskan.
  5. Susu potongan pisang di dalam mangkok atau gelas buah, tambahkan es batu, lalu siram dengan saus.
  6. Tambahkan sirup merah secukupnya. Sajikan.

Jika melihat proses di atas ternyata cara membuat es palu butung ini tidak sesulit yang dibayangkan. Selamat mencoba

Segarnya Pallu butung Khas Makassar


Resep Membuat Barrongko Yang Enak dan Lembut

Resep Kue Barongko Khas Bugis – Kue Barongko atau yang terkenal dengan sebutan nama kue bugis ini adalah salah satu kue basah tradisional dari daerah Sulawesi Selatan khususnya daerah Bugis Makassar. terbuat dari santan, gula, telur dan irisan pisang kepok menjadi ciri khas dari kue barongko bugis. rasanya yang enak dengan tekstur yang lembut membuat kue barongko makassar banyak disukai oleh banyak orang. dari anak kecil, para remaja, orang dewasa dan orang tua.
Kue barongko yang Enak jika dilihat dari tektsur dan cara pembuatannya mirip sekali dengan kue carang gesing atau pipes kopyor ya. sama-sama mempunyai tekstur lembek yang dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus hingga matang. berkembanganya kue barongko pisang yang merupakan kue barongko original, untuk saat ini dapat dikreasikan dengan aneka bahan lainnya. misalnya diberi tambahan bahan seperti buah nangka dan parutan kelapa.
Hasil kreasi kue barongko modern cukup enak dan oke juga. hasilnya semakin legit dan harum khas dari nangka dan kelapa semakin menambah selera untuk segera menikmatinya. untuk kue barongko pisang bugis biasanya disajikan diberbagai acara adat tradisional dan sebagai camilan keluarga yang mudah dan enak saat bersantai. misalnya sering disajikan di berbagai acara adat seperti pesta adat, acara perkawinan ataupun acara khitanan.
Jika kita terlusuri selain coto makassar, pallubasa, sop konro dan es pisang ijo, ternyata kue barongko pisang manis ini menjadi salah satu camilan populer di Kota Makassar. jadi tak heran lagi jika kue barongko santan menjadi salah satu hidangan pembuka kebanggaan bagi orang bugis Makassar. lagi lagi karena kue barongko yang mempunyai tektsur lembut, mengingatkan kami dengan salah satu kue basah yang mempunyai tekstur yang serupa. kue basah lembut tersebut adalah kue nagasari.
Bedanya jika kue barongko khas bugis pisangnya diblender hingga halus, sedangkan kue nagasari pisangnya dipotong-potong lalu ditaruh ditengah kue dan biasanya warnanya lebih putih dari pada kue barongko pisang kepok. nah, bagi anda yang sedang bingung menyiapkan makanan arisan yang enak dan murah meriah. anda dapat mencoba membuat kue barongko pisang makassar ini. karena selain enak disajikan saat bersantai dan acara-acara adat, kue barongko Makassar isi pisang ini juga cocok dijadikan salah satu Hidangan Arisan Yang praktis.
Dijamin teman-teman anda pasti menyukai kue barongko kukus ini, karena rasanya enak dan tekturnya yang lembut sehingga dapat dinikmati siapa saja. bagaimana, sudah berniat membuat Kue Barongko Untuk Hidangan Arisan atau Acara-acara special anda lainnya? jika begitu, yuk segera di pratekkan Bahan-bahan Dan Cara Membuat Kue Barongko Bugis Seperti berikut ini.

Resep Kue Barongko Khas Bugis

Bahan-bahan Kue Barongko Khas Bugis :

  • Pisang kepok 1 sisir ( kira-kira 12 buah )
  • Telur 1 butir
  • Gula pasir 50 gram
  • Garam 1/4 sendok teh
  • Santan 100 mili liter
  • Daun pisang secukupnya

Cara Membuat Kue Barongko Khas Bugis :

  1. Langkah awal potong-potong buah pisang, buang bagian tengah yang berwarna hitam.
  2. Selanjutnya lumatkan pisang atau bisa langsung diblender lalu dicampur dengan santan, gula dan garam.
  3. Setelah itu masukkan telur yang sudah dikocok lepas, aduk hingga rata.
  4. Ambil 2 lembar dayn pisang, lalu beri 2 sendok sayur adonan kue. bungkus bentuk tum. lalukan terus hingga semua adonan habis.
  5. Terakhir kukus kurang lebih selama 25 menit hingga matang. Dinginkan sebentar, lalu masukkan ke dalam kulkas hingga saat akan disajikan agar lebih enak.
Barrongko Makanan Khas Makassar berbahan dasar Pisang

Cara Membuat Buras Khas Makassar

Buras Khas Makassar

Pernahkah anda membuat buras dengan resep buras khas Makassar? bagaimana rasanya, jika belum dan ingin mencoba atau yang rindu terhadap masakan satu ini.  Saya akan berbagi resep buras khas Makassar yang merupakan resep turun temurun. Resep yang murni dari Sulawesi.

Resep Buras Khas Makassar

Bahan-bahan :

  • Sediakan beras 2 liter
  • Kelapa 3 buah ( diparut dan diperas untuk mendapatkan santannya)
  • Bawang putih 15 siung
  • Daun pandan  10 lembar
  • Garam secukupnya
  • Sereh 5 batang
  • Daun pisang secukupnya
  • Tali rapiah
Cara memasak:
  • Cuci beras sampai bersih, kemudian tiriskan
  • Parut kelapa kemudian ambil santan kentalnya ( jika dirasa masih kurang, boleh diambil dari perasan yang kedua)
  • Masak santan kental berserta bawang putih yang sudah dihaluskan
  • Masukan pandan, sereh dan garam
  • Masak sambil aduk biar santan tidak pecah
  • Setelah santan mendidih masukan beras masak sampai menjadi nasi aron (Supaya lebih enak terasa santannya tidak mudah basi, santannya dimasak agak lama dan sedikit mengeluarkan minyak sambil di aduk)
  • Setelah dirasa cukup angkat burasa masih dalam bentuk nasi aron ke tempat khusus
  • Siapkan daun pisang, dipanaskan dengan uap api/kompor agar lentur kemudian di bersihkan daun pisang bolak balik
  • Potong daun pisang sesuai ukuran, sekitar lebar 2 sampai 3 kali lebih besar dari ukuran burasa yang akan kita bungkus
  • Sendok nasi burasi tersebut sekitar tiga atau 4 sendok makan, tebarkan berbentuk persegi dengan ukuran kurang lebih 4 x 8 cm (sesuai keinginan)
  • Bungkus dengan melipat daun pisang agar nasi tersebut tidak keluar
  • susun 5 atau 6 layar bungkusan tersebut (sesuai keinginan)
  • Kemudian bungkus kembali dengan pisang menjadi, pastikan lebar daun bisa menampung 5 atau 6 layar burasa yang sudah dibungkus sebelumnya.
  • Kemudian ikat dengan tali rafia, pastikan tidak lepas.
  • Didihkan air dalam panci besar (sesuai dengan kapasitas untuk masak beberapa bungkus burasa)
  • Setelah mendidih, masukan bungkusan burasa tersebut.
  • Sambil menunggu matang, tambahkan air jika berkurang.
  • Satu atau dua jam berikutnya, burasa sudah bisa diangkat dan dihadangkan.
Semoga resep burasa khas sulawesi ini bermanfaat buat rekan-rekan jika ingin mencoba menjadi salah satu masakan favorite anda, atau buat perantau yang rindu dengan masakan khas sulawesi.

Masakan Asam Khas Sulawesi "Pallukacci"

PALUKACCI berarti masakan pedas, berbeda halnya dengan pallukacci yang memiliki makna masakan asam dari kata kacci (asam) dengan pallu (masakan). Hampir sama dengan pallumara, pallukacci juga adalah sup dengan warna kekuningan berbahan dasar ikan namun memiliki rasa asam. Ikan yang biasa digunakan adalah tuna atau cakalang dan ikan bandeng, asam jawa, tomat, garam, kunyit bubuk, bawang merah, cabai rawit, dan gula.
Masakan khas Sulawesi Selatan khususnya Makassar ini dimasak secara sederhana seperti sup kebanyakan. Yakni dengan memasak ikan bersamaan dengan air asam beserta penyedap rasa dan garam secukupnya. Lalu ada tambahan kunyit bubuk agar warnanya menjadi kuning dan dimasukkan pula tumisan bawang, irisan tomat, dan cabai. Setelah 
matang, sup ini akan memiliki rasa yang enak dan tekstur empuk pada daging ikan yang telah bersih dari jeroan dan kotorannya. Lalu rasa pedas asam juga ikut muncul jika mencicipi kuahnya yang segar

Pallukacci


Coto Makassar Kuliner Nusantara yang Enak dan Lezat





Coto Makassar Kuliner Nusantara yang Enak dan Lezat Makanan khas Indonesia sangat beragam dengan cita rasa yang akan membuat lidah para pecintanya terpuaskan. Kuliner Indonesia memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya kuliner dari Sulawesi Selatan atau tepatnya di Makassar yang terkenal dengan sebutan coto Makassar. Coto Makassar ini memiliki rasa yang begitu enak dan lezat, serta kuahnya gurih. Aromanya yang khas akan membuat setiap orang tergoda untuk mencicipinya
Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional MakassarSulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dinikmati dengan ketupat dan "burasa" atau yang biasa dikenal sebagai buras, yakni sejenis ketupat yang dibungkus daun pisang.
Coto makassar diperkirakan telah ada semenjak masa Kerajaan Gowa di abad ke-16.Dahulu hidangan coto bagian daging sapi sirloin dan tenderloin hanya disajikan untuk disantap oleh keluarga kerajaan. Sementara bagian jeroan disajikan untuk masyarakat kelas bawah atau abdi dalem pengikut kerajaan.
Saat ini coto mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran. Masyarakat umum juga menyukai bagian daging sapi atau kerbau yang terletak di bagian punggung (sirloin) itu. Sementara beberapa penjual memberi pilihan daging sapi atau jeroan, atau campuran keduanya, untuk dihidangkan.
Sejak bulan November 2008 coto makassar telah dipilih sebagai salah satu menu yang dihidangkan pada penerbangan domestik Garuda Indonesia dari dan ke Makassar.
Konon, diperlukan sekitar 40 macam rempah untuk membuat coto makassar, yang disebut ampah patang pulo. Aneka bumbu itu, di antaranya adalah bawang merah, bawang putih, cabai  biji-bijian dan bebungaan (lada , ketumbar , jintan , kemiri , pala , , cengkeh ), dedaunan (daun salam , daun jeruk purut , daun kunyit , daun serai , daun seledri , daun bawang , daun bawang ), rerimpangan (lengkuas, jahe ), serta pelbagai bumbu lain seperti asam, gula, garam kayu manis , dan juga tauco kacang tanah  irisan daun bawang dan bawang goreng, serta perasan jeruk nipis  dicampurkan pada saat dihidangkan.[2]

         Resep Untuk mendapatkan Coto Makassar ini sebenarnya anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Makassar, karena anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Cara membuatnya cukup praktis dan sederhana. Berikut ini kami sajikan resep dan cara membuat coto Makassar.

        Resep Resep Coto Makassar Kuliner Nusantara yang Enak dan Lezat Waktu Memasak Persiapan: 60 menit Memasak: 40 menit Total: 1 jam 40 menit Jumlah Porsi 8 Orang Bahan Bahan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Coto Makassar Kuliner Nusantara yang Enak dan Lezat Bahan Utama Coto Makassar 1 kg daging sapi 5 batang serai 2.000 ml air cucian beras putih 5 lembar daun salam 3 sendok makan minyak goreng 250 gram kacang tanah 5 cm jahe 1 ruas lengkuas Bumbu yang dihaluskan 10 siung bawang putih 8 butir kemiri sangrai 1 sendo makan ketumbar sangrai 1 sendok teh jinten sangrai 1 sendok teh merica butiran 1 sendok teh garam Bahan pelengkap Bawang merah goreng Seledri yang sudah diiris Daun bawang yang sudah diiris.
       
        Cara Membuat Coto Makassar yang Enak dan Lezat Cara Menyiapkan Bahan dan Bumbu Pertama kali langkah yang harus anda lakukan yaitu, mencuci daging sapi yang sudah anda siapkan. Memarkan batang serai. Lalu goreng kacang tanah. Jika sudah, tumbuk dan haluskan. Memarkan jahe dan lengkuas. Haluskan semua bumbu yang sudah disebutkan seperti di  atas. Untuk mendapatkan hasil yang lebih halus, anda dapat menghaluskan bumbu dengan menggunakan blender. 

      Cara membuat Coto Makassar Jika semua bahan dan bumbu sudah siap, maka anda bisa langsung mengolahnya. Siapkan panci di atas kompor. Lalu rebus daging sapi menggunakan air cucian beras bersama dengan langkuas, jahe, daun salam dan serai yang sudah dimemarkan. Rebus semua bahan bahan sampai daging menjadi empuk. Apabila daging sudah empuk atau lunak, anda dapat langsung memotong-motongnya membentuk dadu. Jika sudah, tiriskan. Jangan buang air rebusan atau kaldu tadi. Siapkan wajan di atas kompor dengan ditambahkan 3 sendok makan minyak goreng. 
      Biarkan minyak goreng sampai panas. Setelah panas, masukan bumbu yang sudah dihaluskan dan tumis sampai matang atau mengeluarkan aroma harum. Setelah bumbu harum dan matang, anda bisa mematikan kompor dan memasukan tumisan bumbu ini ke dalam air kaldu. Panaskan kembali air kaldu. Tambahkan kacang tanah goreng yang sudah anda haluskan. Aduk merata dan rebus sampai mendidih. Jika sudah, anda bisa mematikan api kompor. Saran Penyajian Siapkan mangkuk saji. Lalu masukan irisan daun bawang dan seledri, beserta sedikit garam. Masukan potongan daging. Tuangkan air kaldu ke dalam mangkuk saji yang sudah anda siapkan. Kemudian, taburi di atasnya dengan bawang merah goreng. 
        Untuk hasil yang lebih nikmat, anda bisa menambahkan kecap dan air perasan jeruk nipis. Santap coto Makassar ini dalam keadaan hangat agar lebih nikmat. Tips Membuat Coto Makassar Agar daging lebih cepat empuk, anda dapat menggunakan presto. Apabila anda menambahkan jeroan seperti misalkan jantung, hati dan lain-lain, maka sebaiknya rebus di tempat terpisah dengan rebusan daging menggunakan air biasa. Demikian resep dan cara membuat coto Makassar. Selamat menikmati dan jangan lupa untuk share atau  bagikan resep ini kepada teman-teman anda.


Pallubasa



Hasil gambar untuk foto pallubasa
Makanan Khas Sulawesi Selatan "Pallubasa"

PALLUBASA  merupakan makanan dengan tampilan dan bahan yang mirip seperti coto makassar, termasuk bahan utama pembuatannya yaitu jeroan sapi atau kerbau beserta dagingnya yang juga sama. Bentuk pallubasa memiliki tampilan kuah kecokelatan yang agak pekat, kemudian ada kuning telur menyembul di atasnya. Perbedaan antara coto dengan pallubasa yang paling umum adalah adanya telur ceplok mentah di atas pallubasa, jika coto tidak ada telurnya. Selain itu, perbedaan lain terletak pada cara memakannya, jika pallubasa menggunakan nasi, maka coto lebih sering ditemani burasa atau ketupat.
         Untuk bisa merasakan nikmatnya makanan bekuah ini, datang saja ke Warung Pallubasa H. Haeruddin atau nama bekennya Pallubasa Serigala. Penamaan serigala sendiri tak lepas dari lokasi warungnya yang berada di Jalan Serigala. Warung ini akan melayani pesanan dari jam 9 pagi sampai 8 malam dengan pembeli yang tidak berhenti berdatangan, khususnya saat jam makan siang. Selain karena rasanya yang enak, untuk menikmati satu mangkuk beserta nasi putih harganya cukup terjangkau, yakni hanya 18 ribu rupiah.







  

Kappurung, Makanan khas dari Kota Palopo


Hasil gambar untuk foto kapurung
Kappurung

Kappurung adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda Kappurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kappurung mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kappurung' ini sering juga di sebut Pugalu atau Bugalu.

   Bagi anda orang jawa memang jenis makanan ini sangat asing namun bagi anda petualang kuliner           yang  ingin tahu bagaimana rasanya merasakan makanan berbahan dasar sagu maka kapurung               adalah  makanan yang patut untuk dicoba.

Bahan-Bahan :
  • Sagu asli dari pohonnya dan masih segar (kalau tidak menemukan sagu asli yang langsung dari pohonnya, bisa menggunakan sagu Tani yang dapat diperoleh di supermarket)
  • Aneka sayuran (kangkung, jagung manis muda yang diserut, bunga pisang, yang diiris halus terong ungu yang dikupas dan dipotong2 1 cm, bayam,kacang panjang yang dipotong2 2 cm, daun pakis-kalau ada-)
  • Tomat buah, dipotong kecil memanjang
  • Cabai merah diiris serong
  • Ikan teri segar(teri mirong dlm bhs tegal) dapat juga diganti dengan ikan peda segar
  • Udang
  • Bumbu :
  • Kacang tanah goreng 4 sendok makan
  • Garam
  • Bawang putih
  • Penyedap rasa/masako
  • Cabai merah besar dipotong miring
  • Asam patikalla (buah kecombrang yang digeprek) kalau tidak ketemu, saya biasa ganti dengan air asam jawa dan ditambah potongan tangkai bunga kecombrang yang masih lunak
  • Tomat
  • Cabe rawit merah
  • Garam
  • Gula putih ½ sendok teh
  • Jeruk limau
Cara Membuat Resep Kapurung :
  1. Rebus semua sayuran hingga lunak, tiriskan
  2. Buat kaldu ikan: Rebus ikan teri atau ikan peda sampai lunak, tambahkan satu sendok teh garam. Pisahkan ikan dan air rebusan(kaldu) ikannya
  3. Pisahkan duri ikan dan dagingnya, lalu daging ikan disuwir-suwir kasar dan dicampur kembali dengan kaldu Tumbuk kacang goreng, bawang putih, garam sampai halus Campurkan bumbu dalam kaldu ikan. Masukkan cabe merah besar yang diiris menyerong. Tambahkan penyedap rasa sesuai selera. Rebus kaldu yang berbumbu hingga mendidih
  4. Buat bola-bola sagu: Pastikan alat memasak bersih. Apabila menggunakan sagu segar yang dijual penduduk yang memakan sagu, pastikan sagunya benar-benar segar, bukan sagu yang sudah rusak, karena nanti hasilnya akan berwarna kemerah2an (lihat gambar dibawah), kalau mau aman sih pakai sagu tani yang terjamin kualitasnya
  5. Siapkan 1 gelas tepung sagu, larutkan dalam 2 gelas air
  6. Didihkan 2 gelas air dalam wajan
  7. Masukkan adonan sagu perlahan-lahan sambil diaduk terus hingga mengental
  8. Angkat
  9. Siapkan air matang atau kuah sayur dalam baskom
  10. Selagi masih panas, ambil satu sendok makan sagu yang mengental, bentuk bulatan dengan bantuan sendok dan jatuhkan dalam air kuah sayur 
  11. Lakukan hingga seluruh adonan habis
Catatan :
Letakkan bola-bola sagu dalam mangkok, masukkan campuran sayuran rebus, siram dengan kaldu ikan. Hiasi diatasnya dengan irisan tomat, cacahan mangga dan udang rebus. Kapurung siap dihidangkan. Selamat menikmati kapurung makanan khas Palopo.